INFO PREDIKSITARUHAN JUDI BOLA

Bek Bali United itu memperkirakan Son Heung Min bakal bersinar di Piala Dunia tahun ini. Bek Bali United, Ahn Byung Keon, ikut angkat bicara mengenai peluang tim nasional (timnas) Korea Selatan (Korsel) di Piala Dunia 2018. Menurutnya, timnas negara asalnya tersebut bisa berbicara banyak di ajang tertinggi sepakbola dunia itu. Seperti diketahui, pada Piala Dunia tahun ini, Korsel tergabung di grup F. Di grup tersebut mereka akan bertemu Swedia, Meksiko, dan juara bertahan Jerman. “Saya melihat Korea Selatan berada di grup yang diisi negara-negara yang cukup kuat. Tapi saya cukup yakin dengan potensi Korea Selatan. Tapi sepak bola adalah permainan 11 melawan 11 dan saya cukup yakin dengan tim ini karena memiliki semangat kerja keras yang luar biasa,” kata Ahn, dikutip laman resmi Bali United.

Laskar Antasari terus menunjukkan peningkatan performa sejak dipegang Jacksen. Barito Putera kini menjadi salah satu kontestan Liga 1 yang terus menunjukkan performa menanjak dari musim lalu. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras yang dilakukan Jacksen F Tiago selaku juru latih tim. Bila pada musim lalu, Barito Putera berhasil menduduki posisi ketujuh klasemen akhir. Pada musim ini, Laskar Antasari berhasil menempati peringkat kedua dan hanya tertinggal satu angka dari PSM Makassar yang berada di pucuk mengumpulkan 24 poin. Tak ayal, situasi tersebut membuat manajemen Barito Putera, ingin menambah durasi kontrak Jacksen. Mengingat, sosok asal Brasil ini tinggal menyisakan satu musim masa bakti di klub tersebut.

Tiga wasit asal Iran yang memimpin pertandingan Jerman kontra Meksiko pernah memimpin beberapa laga di Liga 1 2017. Ada fakta menarik di balik pertandingan antara Jerman kontra Meksiko pada laga perdana grup F Piala Dunia 2018 yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (17/6) malam. Adalah tiga wasit asal Iran yang memimpin laga tersebut ternyata pernah memimpin pertandingan di Liga 1 musim lalu. Seperti diketahui, pada musim lalu PSSI mengambil kebijakan untuk mendatangkan wasit asing memimpin jalannya pertandingan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Itu setelah banyaknya keluhan dari klub-klub peserta Liga 1 terkait kualitas wasit lokal yang ada. Wasit yang didatangkan PSSI memang bisa dibilang adalah wasit level atas yang ada di kawasan Asia. Tercatat, wasit utama di laga Jerman versus Meksiko, Alireza Faghani, memimpin enam pertandingan di Liga 1 2017.

Supreme Leader Korea Utara, Kim Jong Un, ternyata juga seorang fans sepakbola. Klub mana yang ia dukung? Kim Jong Un, pimpinan tertinggi Korea Utara, ternyata merupakan pendukung Inter Milan. Hal ini diungkap oleh politisi Antonio Razzi yang sempat bertemu dengannya. Kabar yang unik ini datang dari wawancara mantan Senator Razzi dengan Tuttosport, di mana dia berbagi cerita tentang masa pemerintahan Silvio Berlusconi sebagai Perdana Menteri Italia. “Semuanya dimulai pada 2011, ketika Kim mengambil alih kekuasaan dari ayahnya Kim Yong Il sebagai Pemimpin Tertinggi Korea Utara. Tahukan Anda bahwa ketika masih muda ia pernah belajar di Bern dan pergi ke San Siro untuk menonton Inter dan Milan?

Bhayangkara baru saja mendapatkan kembali performa mereka, sebelum libur Liga 1. Bhayangkara FC menikmati liburan selama kurang lebih sepuluh hari, berkaitan dengan Hari Raya Lebaran dan rehatnya kompetisi LIga 1 2018. Hal tersebut sebenarnya cukup disayangkan oleh stoper asing milik The Guardian, Vladimir Vujović. Pasalnya, Bhayangkara baru saja menemukan momentum. Pada pekan ke-12 dan 13 lalu, mereka berhasil menang atas Persib Bandung dan Madura United. Kemenangan back to back itu baru pertama kalinya didapat Bhayangkara.

Manchester City dikabarkan sudah berhasil meyakinkan Napoli untuk melepas galandang andalannya, Jorginho. Surat kabar Italia menunjukkan Manchester City sudah mencapai kesepakatan dengan Napoli untuk Jorginho, senilai € 53 juta plus bonus. Kampiun Liga Primer Inggris itu telah bernegosiasi dengan Napoli selama beberapa minggu. Meskipun sudah sepakat dengan pemain terkait, mereka kesulitan untuk meyakinkan Partenopei. Partenopei bersikeras pada harga € 60 juta, menolak tawaran yang lebih rendah untuk gelandang Italia tersebut.

Buruknya tingkah laku Kalinic membuat Kroasia berang dan striker Milan itu mungkin bakal dipulangkan lebih awal dari Piala Dunia. Nikola Kalinic tampaknya bakal dipulangkan dari skuad Piala Dunia, setelah striker Milan itu menolak bermain untuk Kroasia melawan Nigeria. Tim Zlatko Dalic menang 2-0 pada Sabtu (16/6) waktu setempat, berkat gol bunuh diri dan penalti Luka Modric. Menurut 24sata, sang pelatih meminta Kalinic untuk menggantikan Mario Mandzukic di lima menit terakhir. Adapun sang striker menolaknya karena mengaku sakit punggung.

Sayangnya, ketiga negara tersebut tak mendapatkan poin penuh pada pertandingan perdana. Agenda sibuk yang dimiliki Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, tak membuatnya melupakan Piala Dunia 2018. Ia bahkan, menyebut sejumlah negara yang dijagokannya untuk meraih gelar ajang tersebut. Sosok yang karib disapa JK ini menyampaikan ada dua kontestan dari benua berbeda yang jadi jagoannya dalam pesta sepakbola terbesar di jagat raya. Kedua negara tersebut adalah Jerman dan Argentina. Bukan itu saja, JK juga berharap Mesir bisa membuat kejutan pada Piala Dunia yang berlangsung di Rusia ini. Kehadiran, penyerang Liverpool Mohamed Salah, yang jadi penyebabnya.

Aditya juga berharap bisa lebih bijaksana lagi di usianya yang sudah menginjak 31 tahun. Kiper Barito Putera, Aditya Harlan, telah menginjak usia yang ke-31 tahun, Minggu (17/6). Pada ulang tahunnya kali ini, Adit pun mengungkapkan harapannya secara pribadi maupun untuk kariernya di sepakbola. Bisa dibilang, Adit adalah kiper utama di Laskar Antasari pada musim ini. Tercatat, dia sudah dimainkan dalam sembilan laga Liga 1 2018. Barito pun sementara ini berhasil diantarkannya menduduki peringkat kedua klasemen dengan 23 poin. Artinya, skuat yang dilatih Jacksen Ferreira Tiago itu saat ini sedang dalam tren positif dan jalur juara.

Milla menyiapkan 23 pemain untuk melakoni pertandingan uji coba tersebut. Timnas Indonesia U-23 bakal menjalani laga uji coba kontra Korea Selatan di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6). Untuk melakoni partai itu pelatih skuat Merah Putih Luis Milla memanggil 23 pemain. Dari daftar nama yang dipanggil tidak ada muka yang benar-benar baru. Para pemain tersebut sebelumnya sudah sempat menjalani pemusatan latihan (TC) bersama timnas Indonesia U-23. Hanya saja kali ini Milla, mengikutsertakan dua pemain timnas Indonesia U-19 Hanis Saghara dan Feby Eka. Sosok asal Spanyol itu ingin melihat kemampuan kedua pilar Bali United tersebut.