Buruknya tingkah laku Kalinic membuat Kroasia berang dan striker Milan itu mungkin bakal dipulangkan lebih awal dari Piala Dunia. Nikola Kalinic tampaknya bakal dipulangkan dari skuad Piala Dunia, setelah striker Milan itu menolak bermain untuk Kroasia melawan Nigeria. Tim Zlatko Dalic menang 2-0 pada Sabtu (16/6) waktu setempat, berkat gol bunuh diri dan penalti Luka Modric. Menurut 24sata, sang pelatih meminta Kalinic untuk menggantikan Mario Mandzukic di lima menit terakhir. Adapun sang striker menolaknya karena mengaku sakit punggung.

Manchester City dikabarkan sudah berhasil meyakinkan Napoli untuk melepas galandang andalannya, Jorginho. Surat kabar Italia menunjukkan Manchester City sudah mencapai kesepakatan dengan Napoli untuk Jorginho, senilai € 53 juta plus bonus. Kampiun Liga Primer Inggris itu telah bernegosiasi dengan Napoli selama beberapa minggu. Meskipun sudah sepakat dengan pemain terkait, mereka kesulitan untuk meyakinkan Partenopei. Partenopei bersikeras pada harga € 60 juta, menolak tawaran yang lebih rendah untuk gelandang Italia tersebut.

Bhayangkara baru saja mendapatkan kembali performa mereka, sebelum libur Liga 1. Bhayangkara FC menikmati liburan selama kurang lebih sepuluh hari, berkaitan dengan Hari Raya Lebaran dan rehatnya kompetisi LIga 1 2018. Hal tersebut sebenarnya cukup disayangkan oleh stoper asing milik The Guardian, Vladimir Vujović. Pasalnya, Bhayangkara baru saja menemukan momentum. Pada pekan ke-12 dan 13 lalu, mereka berhasil menang atas Persib Bandung dan Madura United. Kemenangan back to back itu baru pertama kalinya didapat Bhayangkara.

Supreme Leader Korea Utara, Kim Jong Un, ternyata juga seorang fans sepakbola. Klub mana yang ia dukung? Kim Jong Un, pimpinan tertinggi Korea Utara, ternyata merupakan pendukung Inter Milan. Hal ini diungkap oleh politisi Antonio Razzi yang sempat bertemu dengannya. Kabar yang unik ini datang dari wawancara mantan Senator Razzi dengan Tuttosport, di mana dia berbagi cerita tentang masa pemerintahan Silvio Berlusconi sebagai Perdana Menteri Italia. “Semuanya dimulai pada 2011, ketika Kim mengambil alih kekuasaan dari ayahnya Kim Yong Il sebagai Pemimpin Tertinggi Korea Utara. Tahukan Anda bahwa ketika masih muda ia pernah belajar di Bern dan pergi ke San Siro untuk menonton Inter dan Milan?

Tiga wasit asal Iran yang memimpin pertandingan Jerman kontra Meksiko pernah memimpin beberapa laga di Liga 1 2017. Ada fakta menarik di balik pertandingan antara Jerman kontra Meksiko pada laga perdana grup F Piala Dunia 2018 yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (17/6) malam. Adalah tiga wasit asal Iran yang memimpin laga tersebut ternyata pernah memimpin pertandingan di Liga 1 musim lalu. Seperti diketahui, pada musim lalu PSSI mengambil kebijakan untuk mendatangkan wasit asing memimpin jalannya pertandingan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Itu setelah banyaknya keluhan dari klub-klub peserta Liga 1 terkait kualitas wasit lokal yang ada. Wasit yang didatangkan PSSI memang bisa dibilang adalah wasit level atas yang ada di kawasan Asia. Tercatat, wasit utama di laga Jerman versus Meksiko, Alireza Faghani, memimpin enam pertandingan di Liga 1 2017.

Alasan Macan Kemayoran memilih tempat itu karena stadion yang ada di wilayah Jabodetabek tak ada yang bisa digunakan. Persija Jakarta, telah menetapkan lokasi pertandingan melawan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018. Macan Kemayoran memilih menggunakan Stadion PTIK, Jakarta Selatan, untuk dua laga tersebut. Kepastian ini disampaikan langsung direktur utama Persija Gede Widiade. Menurutnya, dipilihnya tempat tersebut karena stadion yang ada wilayah Jabodetabek tak ada lagi yang bisa digunakan. Perkataan yang disampaikan Gede memang benar adanya. Stadion-stadion yang ada di Jabodetabek mulai dari Gelora Utama Bung Karno, Pakansari, Wibawa Mukti, tak bisa dipakai karena harus steril untuk Asian Games 2018.

Laskar Antasari terus menunjukkan peningkatan performa sejak dipegang Jacksen. Barito Putera kini menjadi salah satu kontestan Liga 1 yang terus menunjukkan performa menanjak dari musim lalu. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras yang dilakukan Jacksen F Tiago selaku juru latih tim. Bila pada musim lalu, Barito Putera berhasil menduduki posisi ketujuh klasemen akhir. Pada musim ini, Laskar Antasari berhasil menempati peringkat kedua dan hanya tertinggal satu angka dari PSM Makassar yang berada di pucuk mengumpulkan 24 poin. Tak ayal, situasi tersebut membuat manajemen Barito Putera, ingin menambah durasi kontrak Jacksen. Mengingat, sosok asal Brasil ini tinggal menyisakan satu musim masa bakti di klub tersebut.

Hadiah bola mati untuk lawan sejauh ini jadi malapetaka buat wakil Afrika di Piala Dunia 2018. Dari lima wakil Afrika yang mentas di Piala Dunia 2018 ini, tiga di antaranya sudah lakoni pertandingan perdana. Mereka adalah Mesir, Maroko, dan Nigeria. Ironis, karena ketiganya sama-sama menelan kekalahan. Mesir kalah 1-0 dari Uruguay, identik dengan Maroko kala hadapi Irak, sementara Nigeria dibekap Kroasia 2-0. Namun satu fakta unik nan buruk buat wakil Afrika juga tersaji, sebagaimana kesemua gol yang bersarang di gawang ketiga wakilnya itu terjadi lewat situasi bola mati lawan.

Sayangnya, ketiga negara tersebut tak mendapatkan poin penuh pada pertandingan perdana. Agenda sibuk yang dimiliki Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, tak membuatnya melupakan Piala Dunia 2018. Ia bahkan, menyebut sejumlah negara yang dijagokannya untuk meraih gelar ajang tersebut. Sosok yang karib disapa JK ini menyampaikan ada dua kontestan dari benua berbeda yang jadi jagoannya dalam pesta sepakbola terbesar di jagat raya. Kedua negara tersebut adalah Jerman dan Argentina. Bukan itu saja, JK juga berharap Mesir bisa membuat kejutan pada Piala Dunia yang berlangsung di Rusia ini. Kehadiran, penyerang Liverpool Mohamed Salah, yang jadi penyebabnya.

Pelatih timnas Inggris itu enggan membuat Harry Kane cs panik, jelang jalani duel perdana di Piala Dunia 2018. Langganan favorit juara di setiap turnamen akbar, timnas Inggris, segera menjalani duel perdananya di Piala Dunia 2018 dengan hadapi Tunisia, Selasa (19/6) dini hari WIB. Tampak mudah buat Inggris, mengingat keunggulan kualitas pemain dan ranking FIFA yang siginfikan. Meski begitu bukan tak mungkin pula The Three Lions terpeleset, seperti yang sudah-sudah. Tidak heran bila kemudian pelatih Inggris, Gareth Southgate, mengaku takkan membuat para pemainnya panik jelang laga untuk penuhi ekspektasi. Pernyataan itu diungkap, seturut pengalamannya kala masih jadi penggawa Tim Tiga Singa.

  • 1
  • 2